Malang, SKAVELA.THISWEEK- Dalam rangka memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, SMK Negeri 7 Malang Malang turut berpartisipasi dalam kegiatan menjahit bendera merah putih sepanjang 100 meter.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program kolosal yang digagas oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur untuk memecahkan rekor MURI melalui pembentangan bendera sepanjang minimal 8.000 meter.
Proses penjahitan dilakukan secara serentak oleh ribuan siswa-siswi dan guru dari SMA, SMK, dan SLB se-Jawa Timur, termasuk SMKN 7 Malang, yang bergabung melalui siaran Zoom bersama Gubernur Jawa Timur, Ibu Khofifah Indar Parawansa. Hadir dalam kegiatan ini kepala seksi SMA dan PKPLK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kota Malang-Kota Batu, Bapak M. Asrofi dan Kepala SMKN 7 Malang, Bapak Suprijana.
“Kami berpartisipasi membuat bendera merah putih dalam pemecahan rekor MURI pada 17 Agustus nanti. Bendera yang dijahit memiliki lebar 120 sentimeter dan panjang 100 meter,” jelas Bapak Suprijana, Rabu (13/8/2025).
Kain merah dan putih telah disiapkan sejak pagi dan dijahit oleh siswa-siswi Jurusan Desain dan Produk Busana, bersama siswa perwakilan dari 7 sekolah lain di Malang (Kelompok Titik 3). Secara keseluruhan, kegiatan ini melibatkan 6.700 guru dan siswa di Jawa Timur, dengan target total bentangan bendera mencapai 8.000 hingga 15.000 meter.
Salah satu guru SMKN 7 Malang, Ibu Heny Purnamawati, mengaku bangga bisa berpartisipasi dalam kegiatan bersejarah ini.
“Senang sekali bisa ikut kegiatan ini. Alhamdulillah tidak ada kesulitan karena kain sudah siap jahit,” ujarnya sambil menjahit.
Bendera hasil jahitan langsung dikumpulkan di Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kota Malang-Kota Batu Provinsi JATIM sebagai lokasi penyambungan, dan akan dikirim ke Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. Puncak kegiatan akan berlangsung pada 17 Agustus 2025 di Surabaya, sebagai bagian dari upacara kemerdekaan dan pemecahan rekor nasional.


Kepala Sekolah dan peserta didik SMKN 7 Malang sedang menjahit bendera merah putih pemecahan rekor MURI Jawa Timur di SKAVELA Rabu (13/8/2025) (foto TIM/Oki P.)
