SKAVELA Menerapkan PTM? Pasti Bisa

Penulis : Desi Arum Sari, S.Pd ( Guru Bahasa Indonesia SMK N 7 Malang)

Indonesia merupakan salah satu negara di Asia Tenggara yang masih bergelut dengan virus covid-19. Hal ini karena angka kasus aktif mencapai 100.256 orang pada Selasa (27/4/2021). Angka ini menunjukkan jumlah pasien yang dinyatakan positif terpapar covid-19 dan sedang menjalani perawatan. Informasi tersebut disampaikan Satuan Tugas Penanaganan Covid-19 melalui dokumen yang disiarkan kepada wartawan Selasa sore. Berdasarkan data, kasus positif covid-19 di Indonesia mencapai 1.651.794 orang terhitung sejak kasus pertama yang ditemukan di Indonesia pada Maret 2020 sampai hari ini.

Dengan adanya pandemi ini, pemerintah memberlakukan kebijakan baru untuk mengendalikan penyebaran covid-19 yang disebut dengan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat yang berbasis skala mikro (PPKM Mikro). PPKM Mikro ini diterapkan mulai tanggal 9—22 Februari 2021 di tujuh provinsi, yaitu DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, dan Bali. Dalam penerapannya, PPKM mikro membatasi kapasitas kegiatan kantor, rumah makan, dan tempat ibadah hingga 50 %. Sedangkan untuk kegiatan sekolah dilakukan secara daring.

Setelah melalui pembelajaran secara daring selama hampir satu tahun, saat ini instansi pendidikan mulai bersiap untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM). Empat menteri menerbitkan SKB yang mengizinkan pembelajaran tatap muka pada Juli 2021. Dalam SKB tersebut tercantum pula aturan teknis dan ketentuan PTM dengan menerapkan protokol kesehatan. Namun, beracuan dari aturan tersebut, beberapa instansi pendidikan di Kota Malang sudah bersiap sejak dini. PTM sudah mulai dilaksanakan pada April 2021. Instansi pendidikan pada jenjang SMA/SMK/MA di Kota Malang sudah melaksanakan PTM, tidak terkecuali SMKN 7 Malang atau yang akrab disebut SKAVELA.

SKAVELA mulai melaksanakan PTM pada tanggal 19 April 2021. Skavela adala sekolah menengah kejuruan yang berlokasi di selatan Kota Malang. Sekolah dengan pemandangan yang asri ini memiliki enam program keahlian, yaitu Analisis Pengujian Laboratorium, Kimia Analisis, Tata Boga, Tata Busana, Teknik Komputer dan Jaringan, dan Multimedia. Selama PTM berlangsung, para peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan selalu menerapkan protokol kesehatan untuk menjaga diri dari penyebaran virus covid-19. Selain itu, guru dan siswa dari jurusan Analisis Pengujian Laboratorium dan Kimia Analisis juga memproduksi hand sanitizer dan sabun cuci tangan dengan jumlah banyak agar warga sekolah dapat menerapkan protokol kesehatan dengan mudah. Jumlah peserta didik yang hadir untuk melakukan PTM adalah seluruh siswa dari kelas X dan 50% dari kelas XI. Hal ini karena 50% siswa dari kelas XI sedang melaksanakan praktik kerja lapangan (PKL) di IDUKA yang telah ditunjuk dan bekerjasama dengan sekolah. Skavela tetap memprioritaskan ketercapaian siswa dalam menerima materi tapi tetap memperhatikan protokol kesehatan demi turunnya jumlah kasus penyebaran covid-19 di Indonesia.