MALANG, SKAVELA.THISWEEK - Kegiatan Visitasi BLUD SMKN 7 Malang dilaksanakan pada hari Selasa (29/07/2025). Istilah Sekolah Menengah Kejuruan Badan Layanan Umum Daerah (SMK BLUD) mungkin sudah tidak asing lagi di telinga sebagian besar masyarakat. SMK BLUD sendiri merupakan unit kerja pada satuan kerja perangkat daerah di lingkungan pemerintah daerah provinsi yang dibentuk untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, terutama peserta didik berupa barang/jasa tanpa mengutamakan mencari keuntungan.
Pelaksanaan Pendidikan yang ditempuh untuk mengatasi kebutuhan SDM yang paham akan teknologi adalah melalui jalur pendidikan sekolah kejuruan. Pendidikan kejuruan dipersiapkan untuk orang-orang yang mampu bersaing memasuki dunia kerja dan dunia industri baik formal maupun informal. Hal tersebut mengindikasikan target output yang ingin dicapai adalah lulusan yang memiliki keterampilan yang kompeten sehingga mampu bersaing memasuki dunia kerja dan dunia industry. Dengan demikian BLUD dirasa sangat cocok bagi Sekolah Menengah Kejuruan yang dianggap telah mampu mengembangkan teaching factory-nya.
Penerapan sistem BLUD memungkinkan sekolah mengelola keuangannya secara lebih fleksibel dan profesional, tanpa meninggalkan prinsip akuntabilitas. Melalui skema ini, sekolah memiliki keleluasaan dalam mengelola pendapatan yang diperoleh dari produk dan jasa hasil kegiatan praktik kejuruan siswa.BLUD bukan hanya sekadar instrumen keuangan, namun juga bentuk transformasi manajemen pendidikan vokasi. Sekolah tidak lagi hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga pusat produksi dan kewirausahaan.
“Kami berharap program SMK ini tidak tercabut dari akar budaya dan kekayaan alam yang kita miliki. Anak-anak harus kita dekatkan kepada lingkungan alam di mana mereka berada dan mengembangkan potensi alam itu sebagai nilai ekonomi”. Abdul Mu’ti – Mendikdasmen.
