Malang, SKAVELA.THISWEEK - Rabu, 14 Januari 2026, SMK Negeri 7 Malang menerima kunjungan studi tiru dari SMA Ma’arif NU Pandaan. Kegiatan yang berlangsung di Hall SMKN 7 Malang yang di buka oleh Bapak Suprijana selaku Kepala Sekolah dan berlanjut ke perpustakaan dan laboratorium jurusan, ini bertujuan untuk melihat perkembangan program SMKN 7 Malang dalam meningkatkan literasi siswa/siswi. Kunjungan ini menjadi ajang berbagi pengalaman dan strategi pengelolaan gerakan literasi sekolah yang efektif.
Pertemuan ini membahas berbagai aspek GLS dan inovasi, mulai dari sistem proker, layanan kepada siswa, hingga sumber-sumber literasi yang dimiliki. Pihak SMKN 7 Malang memaparkan bahwa sumber literasi berasal dari berbagai sumber, termasuk pengadaan sekolah, donasi, dan kerja sama dengan pihak eksternal. Penjelasan ini diharapkan dapat memberikan inspirasi bagi SMA Ma’arif NU Pandaan dalam mengembangkan program GLS.
Kegiatan sharing knowledge ini didampingi langsung oleh Bapak M. Afaf Hasyimy selaku WAKA Kesiswaan bersama Bapak Yudis Ade P.H selaku Pembina OSIS sekaligus Kepala Perpustakaan SMKN 7 Malang. Keduanya memberikan penjelasan detail terkait program literasi yang sudah berjalan, termasuk program Jum’at BERSERI.
Rombongan siswa-siswi SMA Ma’arif NU Pandaan yang terdiri dari 34 peserta didik yang terdidri dari anggota osis dan penggerak literasi serta 8 pendamping terlihat antusias mengikuti penjelasan dan berdiskusi. Mereka juga berkesempatan mengamati secara langsung tata ruang dan fasilitas yang dimiliki perpustakaan SMKN 7 Malang, Interaksi yang terjalin berlangsung hangat, mencerminkan semangat saling belajar dan berbagi pengalaman.
“Meskipun singkat, kami dan saya selaku Ketua OSIS SMARIFDA menyatakan bahwa kegiatan ini memberikan pengalaman yang sangat berkesan. Sesi berbagi yang dilakukan menjadi wadah untuk bertukar pengalaman, inspirasi dan inovasi, memperkuat hubungan antar OSIS, serta menjadi ajang evaluasi dan pembelajaran, ujar Bunga. Rabu (14/1/26).
Selain membahas aspek teknis, kegiatan ini juga menjadi momen untuk mempererat silaturrahmi antar kedua sekolah. Ibu Lilik Dian selaku WAKA Kurikulum SMA Ma’arif NU Pandaan menyampaikan harapannya agar kerja sama dan komunikasi dapat terus terjalin, sehingga kedua sekolah dapat saling mendukung dalam memajukan budaya literasi di lingkungan pendidikan. “Saya merasa kegiatan ini sangat bermanfaat untuk memperluas wawasan dan mempererat relasi. Kami mendapatkan pengetahuan baru serta peluang untuk menjalin kerjasama dalam merancang program-program literasi yang belum dilaksanakan di sekolah kami. Kami bisa saling bertukar wawasan agar bisa berkembang bersama dan menjadi lebih baik lagi, tutupnya. Rabu (14/1/26).




Studi Tiru SMARIFDA. (Foto: TIM sosmed skavela) Copyright2026
